United Indonesia - Manchester United Indonesia Supporters Club
Register
Go Back   United Indonesia - Manchester United Indonesia Supporters Club > INSIDE MANCHESTER UNITED > United Previews and Reviews > Archives > Archives 2015/2016

Old 05-10-2015, 07:12 PM   #61
adrieee
reserve player
@adrybernadi
 
 
adrieee's Avatar
 
Join Date: Aug 2009
Location: Bandung
Posts: 754
Thanks: 44
Thanked 94 Times in 43 Posts
Mentioned: 48 Post(s)
adrieee is just really niceadrieee is just really niceadrieee is just really niceadrieee is just really nice


Default Re: [EPL] Arsenal vs Manchester United

Keteteran di awal babak pertama, United kurang siap mengantisipasi alhasil kalah di lini tengah. Babak 2 United mendominasi namun tidak menemukan celah di pertahanan Arsenal meski keran goal bisa saja tercipta jika United mampu menceploskan bola 1 goal terlebih dahulu, Pelajaran berharga buat United.
adrieee is offline  
Old 05-10-2015, 08:20 PM   #62
wira_ozora
first team
To Old Trafford,,To See United
 
 
wira_ozora's Avatar
 
Join Date: Jun 2010
Location: Pondok Mekarsari Permai, Cimanggis-Depok
Posts: 1,730
Thanks: 0
Thanked 20 Times in 20 Posts
Mentioned: 9 Post(s)
wira_ozora has a spectacular aura aboutwira_ozora has a spectacular aura about
Visit wira_ozora's Twitter
Default Re: [EPL] Arsenal vs Manchester United

Bener2 kekalahan yang bikin nyesek,,kmrn udah ngetawa'in Chelsea yg kebobolan 3 gol lwn Soton,,ehh...ga disangka MU malah kebobolan 3 gol dalam 20 menit...hikz
Ga nyangka juga Carrick off form wlwpun udah diparkir di match UCL. Pelajaran berharga bwd Meneer,,racik lagi komposisi lini belakang yg solid biar bisa juara EPL musim ini.
wira_ozora is offline  
Old 05-10-2015, 08:40 PM   #63
adi_Giggsy
first team
Glory Glory Man United
 
 
adi_Giggsy's Avatar
 
Join Date: Aug 2009
Location: United Indonesia Bali
Posts: 1,474
Thanks: 137
Thanked 85 Times in 58 Posts
Mentioned: 2 Post(s)
adi_Giggsy has a spectacular aura aboutadi_Giggsy has a spectacular aura about
Visit adi_Giggsy's Facebook Visit adi_Giggsy's Twitter Visit adi_Giggsy's YouTube adigiggsy
Default Re: [EPL] Arsenal vs Manchester United

efek kehilangan sehingga LVG berusahan utak atik nambal lini belakang, saat lawan team dengan speed seperti arsenal membuat linibelakang kocar kocair,LVG butuh sesuatu untuk mengatasi hal ini.
__________________
We Love United
We Do

To view links or images in signatures your post count must be 0 or greater. You currently have 0 posts.
adi_Giggsy is offline  
Old 06-10-2015, 12:31 AM   #64
Zulfan
first team
-
 
 
Zulfan's Avatar
 
Join Date: May 2012
Location: Medan
Posts: 1,470
Thanks: 0
Thanked 45 Times in 37 Posts
Mentioned: 29 Post(s)
Zulfan is just really niceZulfan is just really niceZulfan is just really niceZulfan is just really niceZulfan is just really nice
Visit Zulfan's Twitter
Default Re: [EPL] Arsenal vs Manchester United

Manchester United terpaksa mengakui keunggulan Arsenal 3-0 saat melakoni lanjutan Liga Primer Inggris matchday kedelapan di Emirates Stadium, yang mana oleh manajer Louis van Gaal disebut sebagai kekalahan tak terduga.

Di pertandingan itu, Arsenal arahan manajer Arsene Wenger menerapkan permainan ofensif kaya kreativitas yang tak mampu dibendung oleh lini tengah serta belakang Setan Merah, hingga menyebabkan gawang David de Gea bobol dalam rentang waktu 13 menit melalui brace Alexis Sanchez dan Mesut Ozil di babak pertama.

Terkait kekalahan itu, Van Gaal berkata: “Saya tidak menduganya. Saya terkejut. [Kami] tidak tampil sesuai game-plan yang sudah diterapkan, tidak ada tekad untuk menang,” buka sang manajer kepada MUTV . “Kami ini adalah pemuncak klasemen, jadi saya terkejut – tercengang mungkin merupakan kata yang lebih tepat.

“Ketika Anda memberi sebuah tim seperti Arsenal banyak ruang gerak untuk memainkan sepakbola, Anda tahu Anda akan kalah. Kami sudah bersiap diri untuk itu, untuk bermain lebih kompak namun tidak sampai kehilangan agresi. Ini luar biasa sekaligus sangat mengecewakan buat saya.

“Para pemain kini dalam kondisi emosional karena kami kalah. Kami kalah ketika kami tidak seharusnya kalah karena kami adalah pemuncak liga. Anda tidak bisa mengawali pertandingan seperti itu,” imbuhnya.


Bisa dikata permainan taktis satu-dua sentuhan dari Arsenal sangat sulit untuk dibendung. Dalam hal ini, The Gunners yang memainkan sejumlah pemain dengan kreativitas tinggi memetik hasil dengan memanfaatkan ketidakjelasan United yang ‘terpaksa’ mengutak-atik posisi pemain.

Ashley Young mengawali laga sebagai full-back kiri selagi Daley Blind dimainkan sebagai bek tengah, menemani Chris Smalling. Ketidakjelasan posisi itu terjadi lantaran Van Gaal kekurangan opsi menyusul cederanya Luke Shaw dan minimnya pilihan di lini sentral.

Van Gaal beberapa waktu lalu menekankan bahwa ia harus memutar otak untuk menyiasati itu, di mana ia sudah mencoba empat pemain di sektor full-back kiri – dalam hal ini Young, Darmian, Marcos Rojo dan Blind pernah ia coba, namun tetap saja kualitas mereka tidak sama seperti Shaw.

“Kami kehilangan Luke Shaw dan itu adalah pukulan telak,” ujar Van Gaal di laman resmi klub. “Saya sudah pernah katakan di sesi konferensi pers bahwa musim ini harusnya menjadi musim terbaik Luke Shaw, dan dia merupakan satu-satunya posisi yang tidak punya serep, jadi situasinya tidak begitu bagus.

“Saya harus mencari solusi. Kalian sudah melihatnya – saya mencoba Young, Darmian, Rojo dan Blind – empat pemain yang harus bermain di posisi tersebut setelah Shaw [cedera], dan kami memenangkan segalanya.

“Namun, dalam opini saya, kami tidak punya pengganti Luke yang bagus dengan kualitas yang sama. Jadi ini merupakan sebuah pukulan telak.”


Tak punya serep - Absennya Luke Shaw merupakan sebuah pukulan telak untuk United.

Seperti diketahui, tim yang kuat dibangun berdasarkan pondasi di lini belakang, hal itu pernah ditekankan dan dipertontonkan oleh Sir Alex Ferguson, yang semasa melatih selalu memiliki bek berkualitas seperti Steve Bruce, Denis Irwin, Jaap Stam, sampai Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic.

Di musim ini, Smalling kiranya sudah mampu untuk menjadi andalan, namun ia tidak memiliki partner yang tepat mengingat Blind, yang selama ini diduetkan bersamanya, tidak memiliki kecakapan fisik dan awareness saat tampil sebagai bek tengah.

Legenda Old Trafford Ferdinand sebelumnya mengklaim Blind sebagai titik lemah, dan manajer Southampton Ronald Koeman sepakat dengan opini mantan pemain United tersebut.

"Di satu sisi saya sepakat dengan komentar [Ferdinand] itu," ujar Koeman dilansir Sky Sports . "Dia memang bisa bermain bagus sebagai bek tetapi secara fisik bukan yang terkuat dan ini masalah. Blind punya kualitas di posisi lain yang bisa menguntungkan untuk tim.”


Titik lemah - Daley Blind dianggap tidak piawai saat bermain sebagai bek tengah.

Di pertandingan semalam, pasukan Van Gaal juga tidak mampu meladeni penguasaan bola Arsenal di menit-menit awal, dan sudah kehilangan momentum sejak tim lawan mencetak gol pembuka melalui backheel Sanchez.

“Para gelandang mereka, terlebih [Santi] Cazorla dan [Mesut] Ozil, memiliki banyak ruang gerak dan mereka punya kualitas untuk memanfaatkan hal tersebut,” lanjut pria Belanda itu. “Kami kalah di setiap duel, setiap bola kedua. Kami tidak begitu rapat mengawal gelandang mereka, dan mereka bisa bermain leluasa karena mereka adalah sebuah tim fantastis.”
Zulfan is offline  
Old 06-10-2015, 07:33 AM   #65
Victory
reserve player
masih newbie :)
 
 
Join Date: Feb 2012
Location: Mamakota :)
Posts: 926
Thanks: 12
Thanked 120 Times in 81 Posts
Mentioned: 35 Post(s)
Victory is a jewel in the roughVictory is a jewel in the roughVictory is a jewel in the rough
Default Re: [EPL] Arsenal vs Manchester United

tetep posting walo pasti kena moderate post

kebetulan, dari 'lomba' tebak starting 11 yg diadakan @ManUtd, tebakan gw utk match kemarin tepat 100%. Dari situ gw udah khawatir duluan, bisa dipermak abis nih lini tengah dan lini belakang MU.

Mungkin LvG tidak senang dg cara kemenangan MU musim lalu di Emirates, yaitu parkir bus dan serangan balik (bertolak belakang dg filosofinya). Bahkan shot pertama MU baru terjadi ketika gol kedua Dari situ LvG berubah, memainkan Carrick dan Schweini, utk lebih mengusai bola dari tim yang emg dari sononya jago jaga bola lah bener aja, boro2 nguasai bola, yang ada mala duo ini ga bs rebut bola sm sekali sampe akhirnya stlh gol ketiga mulai bs pegang bola (baca: sebenernya karena intensitas Arsenal menurun sih, makanya MU bs mulai kuasai bola)

Lalu di lini belakang, duo bek 'palsu' (Blind dan Young) sbnrnya oke lah utk dimainkan di lini belakang, tp ya cuma OKE, bukan bagus. Sekalinya dpt lawan yang bagus serangannya langsung ancur2an gini. Ya mau gmn lagi, Shaw cedera dan Jones blm pulih 100% ditambah lagi dg Darmian yg mentalnya mgkn lg drop di BPL, dikerjain pas lawan Soton shg mesti keluar di awal babak kedua dan skrg dikerjain lagi oleh Sanchez dan lgs keluar lagi di awal babak kedua

Ditambah lagi dg The Invisible Captain a.k.a Rooney, hampir selalu bermain off form bs dianggap keberadaan dia ga 'ada' dilapangan. Begitu pula dg babak pertama, ga bs bangun serangan dan ga bantu apa2 ketika bertahan. Membaik sih di babak kedua, tapi terlambat

Memphis dan Mata spt diinstruksikan utk tidak memback up duo FB kita malam kmrn, mgkn niatnya biar bs langsung counter attack kali

Membaiknya permainan MU di babak kedua lebih karena Arsenal yg mengurangi pedal gasnya, beruntung kita. Kalo mereka konsisten bermain spt di awal babak pertama, ga usah lah 90 menit, cukup 60 menit aja, skornya mgkn bs lebih buruk dari yg kemarin.

Semoga ke depannya LvG bs lebih bijak lagi dlm menentukan starting 11. Dua laga away terakhir selalu terjadi pergantian di awal babak kedua
__________________
777
Victory is offline  
Old 06-10-2015, 07:33 AM   #66
stamansa
first team
BLACK JULY
 
 
stamansa's Avatar
 
Join Date: Nov 2012
Location: Manado, Sulawesi Utara
Posts: 1,425
Thanks: 121
Thanked 167 Times in 108 Posts
Mentioned: 121 Post(s)
stamansa is a jewel in the roughstamansa is a jewel in the roughstamansa is a jewel in the rough
Visit stamansa's Facebook Visit stamansa's Twitter
Default Re: [EPL] Arsenal vs Manchester United

Yang jadi sorotan adalah Darmian. Dimana tugasnya menghentikan pergerakan Sanchez.
Darmian adalah pemain masa depan yg punya kehebatan. Tapi saat ini level dari Darmian belum sama dengan Alves, Ramos, ataupun Zabaleta. Darmian blm bisa menyentuh level untuk bisa berduel dgn seorang Sanchez. Beri waktu untuk anak muda dari Italia ini.
stamansa is offline  
Old 06-10-2015, 12:10 PM   #67
zudomiriku
moderator
#McQueenYaQueen
 
 
zudomiriku's Avatar
 
Join Date: Aug 2009
Location: Kemang(gisan)
Posts: 17,709
Thanks: 4,734
Thanked 1,649 Times in 897 Posts
Mentioned: 212 Post(s)
zudomiriku has a reputation beyond reputezudomiriku has a reputation beyond reputezudomiriku has a reputation beyond reputezudomiriku has a reputation beyond reputezudomiriku has a reputation beyond reputezudomiriku has a reputation beyond reputezudomiriku has a reputation beyond reputezudomiriku has a reputation beyond reputezudomiriku has a reputation beyond reputezudomiriku has a reputation beyond reputezudomiriku has a reputation beyond repute
Default Re: [EPL] Arsenal vs Manchester United

Arsenal 3-0 United: Eksploitasi Ruang

Kemenangan atas Manchester United akan menjadi bekal bagus untuk menyongsong laga-laga berat selanjutnya. Kemenangan ini mengindikasikan Arsenal punya cara untuk mengatasi lawan yang melakukan pressing tinggi. Ketenangan menjadi kunci.

Laga #SuperSunday antara Arsenal menjamu Manchester United berakhir manis untuk tuan rumah. Dua gol dari Alexis Sanchez plus satu biji dari Mesut Ozil sudah cukup untuk memaksa armada Louis van Gaal pulang ke Manchester dengan tangan hampa. Kenapa Arsenal dapat mencetak tiga gol dengan “mudah”?

Susunan Pemain



Di atas kertas, kedua tim sama-sama memperagakan bentuk 4-2-3-1. Bagi Arsenal, ketika laga berjalan, Aaron Ramsey banyak bergerak ke tengah untuk membentuk skema tiga pemain bersama Cazorla dan Coquelin (berdiri berdekatan). Sementara itu, Mesut Ozil lebih banyak bergerak di sekitar area #10 dengan sesekali masuk ke half-space. Posisi tersebut memudahkan Ozil menjadi titik tolak dan sasaran passing Arsenal dari bek tengah atau gelandang yang berdiri lebih dalam. Di bawah mistar, Petr Cech kembali bermain setelah menganggur di ajang Liga Champions. Susunan pemain lainnya tidak banyak berubah selain Gabriel yang turun menggantikan Lurent Koscielny yang harus menepi selama 3 minggu karena cidera.

Di kubu United, Louis van Gaal memutuskan langsung menurunkan Michael Carrick yang baru sembuh dari cidera ketimbang Morgan Schneiderlin untuk berduet dengan Bastian Schweinsteiger. Ashley Young mengawali laga sebagai bek kiri menggantikan Luke Shaw yang cidera panjang. Lini serang United diisi Memphis Depay di sisi kiri, Wayne Rooney sebagai pemain #10 , dan Juan Mata yang bermain di sisi kanan narrow. Duet bek tengah diisi Daley Blind dan Chris Smalling.

Ruang di Belakang Pemain dan Pressing Eksterm

Salah satu alasan Arsenal dapat dengan mudah merangsek ke jantung pertahanan United adalah keberhasilan mengeksploitasi ruang di belakang pemain, terutama pressing yang cenderung ekstrem yang diperlihatkan Rooney dan Schweinsteiger kepada Cazorla dan Coquelin. Bola terobosan (beberapa kali direct dari dua bek tengah), baik dari Cazorla atau misalnya dari Mertesacker dapat dengan mudah diarahkan kepada Ozil atau Walcott.



Sejak detik ke-15, United, lewat Schweinsteiger terutama, sudah memeragakan pressing seperti diagram di atas. Tujuan pressing seperti itu adalah mengurangi opsi passing Arsenal ketika build-up. Sayangnya, pressing ekstrem yang diperagakan Schweinsteiger tidak diikuti dengan kontinuitas dari pergerakan rekan-rekannya, terutama yang berdiri di belakangnya. Alhasil, bentuk pressing seperti ini dapat dengan mudah ditembus lewat progresi vertikal. Cazorla dan Mertesacker mempunyai kemampuan passing yang cukup bagus dan diimbangi Mesut Ozil sebagai channel untuk keluar dari tekanan. Apalagi celah di belakang Rooney dan Schweinsteiger tidak di-cover secara ideal.



Ketika Cazorla mendapatkan bola pendek dari Mertesacker, pemain United yang paling dekat adalah Depay. Martial juga berdiri tidak jauh dari Cazorla, namun perhatiannya lebih kepada Coquelin. Di sini, Depay tidak secara langsung mencoba mengganggu Cazorla yang siap memulai build-up serangan. Cazorla mendapatkan waktu cukup panjang untuk memilih sasaran umpan. Rooney sendiri seperti tidak awas dengan celah yang seharusnya ia tutup karena Schweinsteiger tertarik ke sisi lapangan mendekati Ramsey dan Walcott yang berdiri tidak jauh (tidak ada di dalam grafis). Cazorla melepaskan bola secara akurat memanfaatkan celah yang terbuka. Ozil melihat situasi sebelum bola dilepaskan Cazorla. Dengan flick sederhana, bola dilanjutkan ke arah Alexis yang bebas masuk ke half-space United.



Grafis di atas merupakan build-up fase 1 yang berujung pada gol pertama Arsenal yang dicetak Alexis Sanchez. Cazorla, yang menerima bola di area #6 kembali “dikejar” oleh Schweinsteiger sementara Rooney berusaha “menempel” Coquelin. Lantara Depay yang cenderung statis, Cazorla berhasil keluar dari tekanan via Mertesacker. Bek asal Jerman tersebut “dengan berani” meneruskan bola ke arah lari Coquelin. Rooney, yang bermaksud melakukan immediate pressing justru terkecoh ketika Coquelin membalikkan badan dan mendapatkan ruang yang cukup luas di belakang Rooney. Pressing yang cenderung ekstrem dan tidak dibarengi covering yang ideal dari rekan harus dibayar mahal oleh United.



Ruang yang “longgar” membuat progresi build-up Arsenal seperti tanpa hambatan. Seperti terlihat pada diagram di atas (menit 12:15), Arsenal berhasil keluar dari pressing United lewat progresi vertikal. Gabriel, yang mendapatkan tekanan dari Martial, masih mampu melihat Coquelin yang “tanpa penjagaan”. Posisi Rooney yang serba tanggung membuatnya tidak punya cukup waktu untuk menekan Coquelin. Selanjutnya, dalam rentang 2 detik, Coquelin mampu menemukan Ozil yang luar biasanya mendapatkan ruang sedemikian lebar di belakang Schweinsteiger. Sementara itu, Carrick juga tidak berdiri di posisi yang ideal untuk mengejar Ozil.

Gol kedua Arsenal juga diawali “bentuk” yang hampir serupa. Cazorla yang mendapatkan tekanan “tanggung” dari Mata dan Rooney masih mendapatkan banyak waktu untuk memberikan umpan terobosan vertikal ke arah Alexis. Selanjutnya, terjadi kerja sama satu-dua antara Ozil dan Walcott sebelum akhirnya gol kedua terjadi. Baik Mata, Rooney, dan Schweinsteiger memang tidak menunjukkan upaya pressing yang lebih tegas, masih ditambah tidak adanya sokongan dari layer ke-2 dari pertahanan United. Usaha challenge and cover ini sering terjadi dan tidak ideal sepanjang babak pertama, saat Arsenal mampu mencetak 3 gol.



Selain progresi vertikal, Arsenal juga menemukan solusi lewat passing vertical-diagonal untuk keluar dari pressing. Pada menit ke 34:41, Cazorla, yang diapit Darmian dan Rooney, mampu menemukan Ramsey yang berada di ruang tanpa kawalan. Searah garis pandang Cazorla dan Ramzey, Walcott juga berdiri tanpa kawalan berarti. Hanya dengan umpan sederhana, Cazorla mampu merusak sistem pressing United yang serba tanggung. Bola yang melaju dibiarkan oleh Ramsey karena Walcott akan memiliki peluang melakukan progresi ke depan lebih baik. Dari kanan dalam, Bellerin berlari menikmati ruang yang sangat lega karena Depay tidak melakukan tracking back.

Catatan

Sejak sepak mula, United mencoba meredam opsi double pivot Arsenal sebagai channel dan distributor bola lewat pressing yang boleh dibilang “berniat” ekstrem. Namun, tanpa covering yang ideal, pressing tersebut justru menjadi boomerang. Alasannya, Arsenal justru mampu melepaskan diri dari pressing via duet bek tengah dan kejelian Cazorla dan Coquelin. Ruang kosong di belakang Rooney dan Schweinsteiger berhasil dimanfaatkan Ozil, yang menyediakan diri sebagai pos penerima dan penyalur umpan. Ruang kosong ini sangat membantu build-up serangan Arsenal dari belakang dan pada akhirnya lebih mudah mencetak gol.

Euforia kemenangan 3-0 atas United tidak boleh dirayakan dengan berlebihan. Selain memang para pemainnya berada dalam level permainan terbaik, United sendiri tidak menunjukkan kompaksi yang ideal, terutama ketika bertahan. Arsenal akan menghadapi lawan yang, di atas kertas dan di atas lapangan, mampu berbicara soal kompaksi dan pressing lebih fasih ketimbang United. Akan menjadi ujian berat bagi Arsenal untuk mempertahankan momentum (baca: konsistensi), terutama untuk menjaga sistem dan bentuk permainan 4-3-1-2 dalam beberapa momen ketika #SuperSunday . If you know what I mean….

Code:
https://arsenalskitchen.wordpress.com/2015/10/06/arsenal-3-0-united-eksploitasi-ruang/
#Tragedi20Menit
__________________
UNITED INDONESIA GO GREEN
zudomiriku is offline  
Old 06-10-2015, 03:14 PM   #68
eyeofday
reserve player
masih menunggu titisan Keano
 
 
eyeofday's Avatar
 
Join Date: May 2011
Location: Kaluku
Posts: 788
Thanks: 231
Thanked 64 Times in 29 Posts
Mentioned: 103 Post(s)
eyeofday has a spectacular aura abouteyeofday has a spectacular aura about
Default Re: [EPL] Arsenal vs Manchester United

Yup, setelah dua gol cepat yg saya pikir adalah Arsenal akan goyah karena tidak terbiasa unggul semudah ini lawan United, tapi ternyata United tidak menunjukkan perkembangan untuk segera membalas, malah kebobol yg ketiga. Arsenal muda yg dulu akan jumawa dengan hasil begini dan lengah. Entah Arsenal yg sekarang bisa konsisten atau engga
eyeofday is offline  
Old 08-10-2015, 10:41 AM   #69
alfiandrmwn
captain
Div. Kreatif
 
 
alfiandrmwn's Avatar
 
Join Date: Mar 2015
Location: Sumenchester
Posts: 7,705
Thanks: 84
Thanked 331 Times in 237 Posts
Mentioned: 128 Post(s)
alfiandrmwn is a splendid one to beholdalfiandrmwn is a splendid one to beholdalfiandrmwn is a splendid one to beholdalfiandrmwn is a splendid one to beholdalfiandrmwn is a splendid one to beholdalfiandrmwn is a splendid one to beholdalfiandrmwn is a splendid one to beholdalfiandrmwn is a splendid one to behold
Visit alfiandrmwn's Facebook Visit alfiandrmwn's MySpace Visit alfiandrmwn's Twitter Visit alfiandrmwn's YouTube
Default Re: [EPL] Arsenal vs Manchester United

Ozil: Kemenangan Arsenal Atas MU Bukan Kebetulan!

Bola.net - Gelandang Arsenal, Mesut Ozil menegaskan bahwa kemenangan besar timnya atas Manchester United akhir pekan lalu bukanlah kebetulan.

Seperti diketahui, pada pertandingan yang digelar di Emirates Stadium tersebut, The Gunners mampu menunjukkan kekuatan mereka di depan salah satu rival langsung dalam perburuan gelar, Manchester United.

Tak tanggung-tanggung, anak asuh Arsene Wenger pada laga tersebut mampu menang dengan skor cukup telak, tiga gol tanpa balas. Dua gol dari Alexis Sanchez dan satu gol dari Mesut Ozil menghabisi perlawanan The Red Devils.

Dan baru-baru ini dikatakan Ozil, apa yang telah dilakukan timnya akhir pekan lalu sama sekali bukanlah sebuah kebetulan saja. "Ini jelas bukanlah sebuah kebetulan," tegasnya.

Ozil pun membeberkan kondisi dirinya saat ini, yang ia sebut tengah berada dalam kondisi yang sangat baik.

"Saya dalam kondisi yang sangat baik dan tak memiliki keluhan rasa sakit dan nyeri di lutut saya lagi. Saya selalu ingin menjadi sukses dan memberikan lebih banyak assist dan mencetak lebih banyak gol," tandasnya.
alfiandrmwn is offline  
 


(View-All Members who have read this thread : 64
Aba_MaczUnited, achmad.zaky, adi_Giggsy, adrieee, alfiandrmwn, ali_iyan, andeedotcom, Andi Istiabudi, andiancha, aryapratama, beckz_on7, chincarito, CurlHargo, dhodoadrian, dwitri27, ecly_watchaa, edoardo, endhy_cantona, eyeofday, finza_13, fredrian.seven, gilangqidra, goodmin, Gustiono, h-ANG, Haji Paidin, J. A. Adji, Jodirama, Johnny Depp, kobe1928, Les Diables Rouges, mousetrap, mygalzbiatch, nothing23, penk22_, prahmono, Redsbusby, rio vander vidic, Riskur, robby7beckham, ronald hars, RPM, SatriaRedArmy, sepatu_ancur, smile_boy, SR 7, stamansa, tasho, tumpal_oneunited, Ucup Carrick, unreal, utdMaleoLuwuk, Van_Munandar, Victory, wayne_charish, wira_ozora, Yayat Dg Kulle, zudomiriku, Zulfan
Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +8. The time now is 02:33 PM.
Powered by vBulletin® Version 3.8.2
Copyright ©2000 - 2019, Jelsoft Enterprises Ltd.
United Indonesia - Manchester United Supporters Club of Indonesia